BERANDA POLITIK FOCUS PEMERINTAHAN PEMBANGUNAN COVID-19
MENU
REDAKSI SJBNews PEDOMAN MEDIA SIBER ADMIN
Pengunjung: 654427
SJBNews / FOCUS, PENDIDIKAN / Detail Berita
Kamis, 01 April 2021, 14:41 WIB 57 x baca
SJBNEWS LAKUKAN INVESTIGASI KE SETIAP SEKOLAH DI EMPAT KECAMATAN KAB KERINCI

KERINCI, SJBNews.
Setelah peberitaan sjbnews 29 Maret tentang adanya bermacam isu miring baik itu penggunaan dana bos,tentang ka3s, dan tentang adanya dugaan pungutan uang terhadap pengambilan SK honor ,wartwan sjbnews 3 Maret langsung melakukan impestigasi ke beberapa sekolah di empat kecamatan dalam kabupaten kerinci.

Investigasi pertama tepatnya jam 8,30 menit di SD 116 desa koto dua lama kecamatan air hangat begitu media ini sampai didepan sekolah kelihatan di sekolah tersebut kegiatan belajar mengajar sedang berjalan dengan kondisi pintu pagar terkunci rapi,begitu pintu pagar digedor keburu penjaga sekolah membuka dan mempersilakan wartawan masuk,begitu wartawan sudah dihalaman sekolah langsung disambut oleh kepsek bernama Hadmizon,dengan tidak menyia nyiakan waktu media SjB langsung bertanya tentang apa ada keluhan di SD 116 ini,dijawab kepsek bahwa sekolah kami kekurangan guru ,masih lanjut Hadmizon bahwa halaman sekolah kami selalu terendam ,maka kami mohon Pemkab dan dinas pendidikan bisa membantu untuk pemasangan bapimplok dihalaman sekolah kami ini agar anak didik pada saat upacara tidak kena becek lagi.

Ketika media SjB bertanya apa ada pemotongan dana bos oleh k 3 s ? Dijawab kepsek tidak ada ? Apa pernah orang dari dinas pendidikan monotoring kesini ? Dijawab pernah? Kata Hadmizon sendu.

Pada hari dan tanggal yang sama SjB lansung menuju SD pendung hilir ,di SD tersebut SjB tidak menemukan kepala sekolah berada ditempat ,menerut be erapa ibu guru bahwa kepala sekolah baru saja pergi,ketika ditanya pergi kemana kepsek Bu ? Kami tidak tau,bearti kepala sekolah SD tersebut pergi tanpa minta izin dengan majlis guru,anehnya majlis guru yang rajin mengjar itu perkiraan SjB adalah ibu guru yang mau pensiun,benar mau pensiun ? Tetapi guru honor yang sudah berumur 53 tahun bernama Inir buti yang aktip mengjar sebagai tenaga honor dari 2004 sampai sekarang,kemudian SjB melanjutkan impestigasi ke SD kemantan bawah tepatnya didepan kantor kepala desa kemantan bawah,di SD tersebut SjB majlis guru sedang istirahat tepatnya jam 10 tepat ,ketika kepsek ditanya tentang apa keluhan,,kepsek dengan gerigi menjawab tidak ada keluhan,kami hanya minyak tambahan lokal ? SjB coba bertanya,apa bapak ibuk guru sudah terima sertipikasi ? untuk triwulan tiga blum ? wartwan kembali bertanya,apa ada hambatan tentang pengambilan sertifikasi,dijawab tidak tandas kepsek.

Kemudian SjB langsung menuju SMP 26 Langsung disambut oleh kepsek,kemudian kepsek SMP 26 lansung minta wartwan untuk memotret halaman upacara yang becek,disitu kepsek minta agar halaman tempat upacara dapat dibangun bapimplok agar kami bisa bersaing dengan MTS yang selalu menarik anak didik kami ungkap kepsek.

Kemudian SjB lansung menuju SD 118 belui ,begitu media SjB tiba dihalam sekolah sangat terkejut melihat salah satu murid sedang memanjat dinding sekolah ,bukan manjat tebing,sayangnya tidak sempat di potret,kalau manjat tebing itukan olahraga manjat tebing namanya,tapi kalau manjat dinding sekolah kan itu bahaya,setelah itu keburu salah satu guru bergegas memerintahkan murid nya untuk segra turun,kemudian SjB langsung bertanya,mana kepala sekolah,salahsatu ibuk majlis guru mengatakan. Bahwa kepala sekolah lagi pergi,kemudian SjB langsung melihat kedalam klas tepatnya klas dua,anehnya klas dua hanya dua orang,klas tiga enam orang tapi hadir tiga orang,semua murid di SD 118 beluk itu cuman 45 orang,jangan jangan dana bos yang diturunkan lebih dari jumlah murid yang ada,nanti SjB akan coba kroscek ke dinas pendidikan kerinci.

Kemudian SjB langsung menuju SD desa sekukung,menurut impormasi SD tersebut kepala sekolahnya adalah ketua k 3 s kecamatan Depati tujuh,yaitu tarnil,sayangnya pada jam 10,30 semua kegiatan belajar mengajar sudah tidak ada lagi,sudah pulang mungkin masih suwasana covid,ini baru saja pulang pak kata ibu ibu yang baru saja habis jualan.

Kemudian SjB langsung menuju SD 131 muara smerah semurup,di SD tersebut tepatnya jam 11 tepat kelihatan semua murid mulai keluar pekarangan sekolah untuk pulang,tetapi diringan guru majlis guru masih ada semua di ruangan,tidak lama kemudian kepala sekolah bernama Ibrahim langsung menyalami wartwan djb dan mempersilakan SjB masuk keruangan ya,di ruangan itu kepsek memperlihatkan bahwa selama ia jadi kepsek di SD 131 sudah banyak piala yang dia dapat,kemudian disela sela perbincangan kepsek dengan SjB Ibrahim mengatakan bahwa jabatannya per hai ini Rabu 31maret jabatannya telah berakhir jadi kepsek,saya pensiun kata Ibrahim,ketika ditanya wartawan siapa pengganti bapak di SD 131 ini,dijawab Ibrahim bahwa ia pernah dengar orang dinas pendidikan akan menempatkan KASMADIA disini,saat ini kasmadia masih menjabat kepsek SD 32 ,kemudian wartwan kembali bertanya,apa untuk jadi pengganti bapak apa tidak melewati persedur penyaringan dulu ? Dijawab Ibrahim itu internal orang dinas saja?  tandas Ibrahim sambil salam perpisaha n dengan wartawan sjbnews. (Dilas)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
0%
Terhibur
0%
Terinspirasi
0%
Bangga
0%
Terkejut
0%
Sedih
0%
Takut
0%
Marah
0%