PJ Bupati Kerinci Lakukan Rapat Evaluasi penanggulan tanggap darurat Banjir dan Lonsor

- Rabu, 17 April 2024, 02:48 PM

KERINCI, SJBNEWS.CO.ID – Meluasanya terdampak bencana banjir dan lonsor, Pemerintah Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, pada rapat evaluasi dipimpin Pejabat Bupati Asraf.S.Pt,M.Si resmi memperpanjang masa penanggulangan tanggap darurat bencana banjir dan longsor.sempai 14 Januari 2024.

’Semula posko Satgas Penanggulan Banjir dan Lonsor Kabupaten Kerinci, dibula dari 1 Sampai 7 Januari 2024. Namun kondisi bencana banjit meluas, demikian juga terulang kembalinya dibeberapa titik tanah longsor.

‘’Seperti dijelaskan Pejabat Bupati Kerinci Asraf.S.pt.M.Si. setelah dilakukan rapat evaluasi bersama Dandin 0417 Kerinci Letkol Inf Andy Irawan,SH Selakuk Dansatgas juga dihadiri Sekda Kerinci Zainal Efendi serta Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci, sepakat memperpanjang masa penanggulan tanggap darurat Banjir dan Lonsor di Kabupaten Kerinci

‘’Seperti dijelaskan oleh Pejabat Bupati, berdasarkan laporan disampaikan oleh Dansatgas penanggulan banjir dan Longsor, jumlah rumah warga masih tergenang air cakupan meluas, semula terjadi 13 Kecamatan sekarang telah mencakup 14 Kecamatan, tersebar di 89 Desa, yang dihuni oleh 76.779 KK dan 18.293 Jiwa ”jelas Asraf.

‘Demikian yang terjadi kerusakan pada insprasturktur seperti jembatan yang mengalami kerusakan 19 unit, longsor terjadi 84 titik, kondisi semula sudah dikerjakan, danpak tinggi curah hujan, lonsor kembali terjadi.

‘’Hal sama terjadi juga mengalami kerusakan, fasilitas pendidikan 49 unit, Fasilitas Kesehatan 5 Unit, lahan pertanian terendam air sampai sekarang seluas 621,5 ha terutama lahan sawah, dampaknya jelas nantinya terancam gagal panen, sedangkan rumah masyakarat masih tergenang air sekitar 4.298 umah.’’Jelas Asraf.

‘’Dari data tersebut yang dipaparkan Dansatgas penanggulan Banjir dan Lonsor, pada rapat evaluasi, dari awal penetapan tanggap darurat tanggal 1 Januari hingga 7 Januari 2024, karena dampak banjir peningkatannya cukup signifikan. Pada rapat evaluasi, status tanggap darurat bencana banjir dan longsor Kabupaten Kerinci di perpanjang sampai 14 Januari 2024,” Tegas Pejabat Bupati

‘’Keputusan ini diambil, karena kebutuhan untuk membantu masyarakat masih tinggi. Juga, dampak lainnya yakni pada longsor, Kesahatan, Pendidikandan sektor Pertanian

“Kita juga cukup kuatri sebagai mana disampaikan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kerinci, yang memprediksi, kemungkinan turun hujan lebat akan terus belangsung sampai dengan Bulan April 2024,” katanya. (*) 


Tags

Berita Terkait

X