14 Kecamatan di Kerinci Dilanda Banjir, Asraf: Terparah yang Pernah Terjadi

- Rabu, 17 April 2024, 02:32 PM

KERINCI, SJBNEWS.CO.ID – Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Kerinci hingga Jumat (19/01/2024), membuat sebagian wilayah di Kabupaten Kerinci masih terendam banjir dan hingga kini belum surut sehingga masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kerinci, diperpanjang dan berlangsung hingga 28 Januari 2024 mendatang.

Saat ini, terdapat 4 kecamatan di bagian hilir Kabupaten Kerinci yang masih terendam banjir, yakni Kecamatan Tanah Cogok, Kecamatan Keliling Danau, Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Danau Kerinci Barat.

Penjabat (Pj) Bupati Kerinci Asraf menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat ribuan rumah pada keempat kecamatan tersebut yang masih terendam banjir.

Untuk membantu warga yang terdampak banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci terus berupaya melakukan evaluasi tekait kinerja dalam penanganan warga yang terdampak banjir.

Selain itu, Asraf menjelaskan, semua OPD Pemkab Kerinci yang tergabung di Satgas Bencana Banjir dan Longsor menggelar rapat evaluasi kinerja dalam penanganan bencana yang terjadi di Kabupaten Kerinci, Kamis (18/01/2024).

“Iya, kemarin setelah saya melakukan pemantauan ke lapangan dan pada Kamis sore kita mengadakan rapat bersama di Perkantoran Bupati Kerinci yang berada di Bukit Tengah dimulai jam 14.30 WIB dan selesai pada 18.45 WIB,” sebutnya.

Lebih jauh lagi, Asraf mengatakan, dalam rapat yang dilaksanakan di Perkantoran Bupati Kerinci Bukit Tengah juga menyampaikan di beberapa titik lokasi banjir telah dibangun dapur umum serta menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan obat-obatan terhadap warga yang saat ini terdampak banjir.

“Awalnya, 14 kecamatan yang terendam banjir sekarang tinggal 4 kecamatan lagi dan saat memimpin rapat di perkantoran Bupati Kerinci Bukit Tengah. Satgas bencana juga mengatakan di beberapa titik lokasi banjir saat ini sudah di bangun dapur umum dan satgas juga telah menyalurkan bantuan makanan dan obat obatan bagi warga yang masih terdampak banjir,” jelas Asraf.

Banjir yang melanda Kabupaten Kerinci ini, merupakan banjir terparah yang pernah terjadi dan sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat di Kerinci. (*)


Tags

Berita Terkait

X